Merasa Seperti Diperkosa Saat Jalani USG, Wanita Ini Tuntut RS | Seorang wanita berusia 52 tahun menggugat sebuah layanan kesehatan di Illinois, AS usai menjalani pemeriksaan. Wanita bernama Marianne Keith tersebut mengaku mengalami mimpi buruk karena merasa seolah diperkosa oleh mesin USG transvaginal.
Kisah aneh ini bermula dari keluhan sakit perut parah yang dialami Keith. Dia lalu memeriksakan diri ke Advocate Condell Medical Center di Libertyville, Illinois. Dokter menyarankan menjalani USG transvaginal, yaitu prosedur ultrasonografi untuk memotret organ panggul
Sebenarnya peralatan ini lebih sering digunakan untuk perawatan wanita di awal kehamilan, namun juga bisa digunakan untuk mendiagnosis adanya penyakit. Anehnya, prosedur yang rutin dilakukan bidan dan dokter kandungan ini malah membuatnya trauma.
Dalam gugatannya, Keith mengklaim bahwa pemeriksaan USG tersebut berubah brutal ketika teknisi rumah sakit berulang kali memasukkan alat ke dalam vaginanya hingga ke leher rahim. Apalagi menurut Keith, kamar pemeriksaan berubah menjadi gelap begitu teknisi memulai prosedur tersebut.
"Setelah saya meninggalkan rumah sakit, saya tahu seberapa besar rasa sakit yang diakibatkan kepada saya. Rasanya seperti habis diperkosa," ujarnya seperti dikutip dari Huffington Post, Jumat (13/9/2013).
Keith menjelaskan, setelah beberapa saat, trauma emosional yang dialaminya semakin besar sehingga dia memutuskan untuk mengambil langkah hukum terhadap penyedia layanan kesehatan. Sampai saat ini, dia akan ketakutan jika menemui hal-hal yang memicu ingatannya terhadap peristiwa 'pemerkosaan' tersebut.
"Saya bermimpi buruk terjebak dan harus menjalani prosedur itu lagi. Saya bisa terpicu oleh banyak hal, misalnya saat menonton televisi lalu ada adegan seorang wanita terluka atau diperkosa. Saya dan suami tak lagi bisa intim karena saya tidak ingin disentuh orang lain. Saya bahkan tidak bisa pergi ke dokter lagi," terangnya.
Prosedur serupa sebenarnya sudah pernah dijalani Keith beberapa kali sebelumnya. Namun insiden yang terjadi di bulan Februari 2013 lalu ini menurutnya adalah pemeriksaan yang sangat kasar.
Sumber : http://health.detik.com
